Friday, May 6, 2011

HASRAT PEJUANG

dengan lesunya memilih
susunatur dan gerak
yang terbentur
mengikut jejak

berpusu-pusu niat
murni dan tulus
menuntut kasih
demi tuhan

nafas tercungap
menghadapi raksasa
dan sang puaka
yang menggenggam bumi

kami berdoa
kami menghitung
kami berdebar
kami tekun berjalan di dalam gelap
kami lesu dan bersedih

kami menadah tangan
semuga Allah meluluskan 'kemenangan'

1 comment:

  1. mengapakah kalian
    membiarkan wirawan berpencak sendirian
    sedang yang lain hanya menjadi pemerhati
    menunggu laba runtuh dari langit
    mana panglima yang lima
    sudah habis tenaga?

    ReplyDelete